Tak ada hal yang bisa mewakili perasaan orang tua
Akan kehadiran buah hati mereka.
Mari berbagi kebahagiaan itu bersama kami dan buah hati kami
Ini foto putra pertama kami setibanya dirumah, setelah beberapa hari setelah lahir terpaksa harus dirawat secara khusus dan intensif di rumah sakit.
Kadar billirubin (kuning) anak saya ketika lahir cukup tinggi yaitu 15, padahal amannya dibawah 12. Karena itu dia harus menginap dulu sampai biliburinnya turun di angka teraman.
Baru 2 hari menginap di rumah sakit, keadaan sempat buat kami kawatir dan deg – deg’an. Billirubinnya bukannya turun tapi malah naik jadi 18.
Belum lagi cuaca juga kurang baik, hujan sering turun. Terapipun terus dijalani Lingsar putra kami. Selama 6 jam dia di photo terapi tanpa mengenakan baju. Setelah 3 kali terapi, darahnya diambil untuk dicek kadar billirubinnya.
Hari ke 5 ada kabar kalau billirubin Lingsar turun jadi 14. Langsung mak nyus…. perasaan kami jadi sedikit terasa ringan.
Hari ke 7 sekitar pukul 09.00 wib waktu rumah sakit tempat Lingsar di rawat loh. Perawat yang menjaga Lingsar selama 24 jam membawa kabar gembira bahwa hasil lab sangat baik. billirubinnya turun jadi 9, tinggal menunggu persetujuan Dokter untuk di ijinkan pulang.
Bagai disambar petir eh mak nyus eh salah lagi bukan itu maksudnya. Seperti terlepas dari beban ribuan ton di pundak dan kepala, kami jadi terasa begitu ringan. Kami segera membentuk tim khusus untuk penjemputan Buah Hati kami. Mulai dari abang becak, tukang parkir, pasien lain dan pengunjung atau penjaga, dokter, perawat semuanya deh yang jelas tidak kami kenal dan saat itu kami temui di rumah sakit, semua dapat salam hangat kegembiraan kami. Yah begitulah. Semoga kalimat ini bisa mewakili Perasaan Bahagia kami.








hi…
lagi di multimedia neh…
ngerjain tugas bio….
fotonya kok cuma satu…yang lain gak bisa di buka…
isi lagi donk..
dengan cerita2 yang lain…
bu lusi… lingsarnya lucu banget ya…
HAI!!!!!!!! Selamat ya buat Lingsar karena mau punya adik lagi. Gmn kabar Lingsar?? Dah bisa jalan???