• Arsip

  • Kumpulan Arsip




  • Add to Technorati Favorites
  • Blog Stats

    • 9,637 hits
  • Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net blogarama - the blog directory Web Hosting
  • Spam Blocked

  • Meta

  • RSS RSS

    • Asam Lemak Omega
      Asam Lemak Omega 3,6, dan 9 Apa Bedanya? Mana yang Lebih Baik? Nutrition Thu, 10 Jul 2008 15:31:00 WIB Ada banyak suplemen asam lemak di pasaran. Omega 3, Omega 3/6,EFA (essential fatty acids), DHA, EPA, dan banyak lainnya lagi. Belakangan ada lagi kombinasi Omega 3 6 9. Tapi, perlukah kita mengkonsumsi ketiganya? Selama ini asam lemak omega-3 dikenal sebaga […]
    • Link atau back link gratis, seperti apakah itu?
      Lama juga ga nulis di blog ini. Setelah jenuh mondar mandir akhirnya ngetem juga. Ada kabar unik yang saya dapati setelah sekian lama muter muter ga karuan. Mungkin sudah basi tapi biarlah siapa tau masih berguna. Kali ini yang mau saya obrolin tentang tukaran link atau istilah bekennya link exchange. Saya masih meraba raba maksudnya. [...]
    • Bintang vs Bintang end of Part
      Laga terakhir bintang -bintang sepak bola dunia ini sungguh menunjukkan bahwa mereka memang layak menyandang predikat sebagai bintang sepak bola. Kemampuan mereka memperlihatkan profesionalisme mereka dalam bidang olah raga khususnya sepak bola. Siapapun bintang anda, di sini bukanlah untuk membandingkan siapa lebih baik dan siapa yang buruk. Namun apa yang […]

Pernyataan BPOM tentang Bakteri dalam Susu Formula

Setelah cukup lama menunggu kabar tentang kepastian dari hasil penelitian susu formula dan makanan bayi. Akhirnya BPOM resmi menyatakan hasil penelitian mereka dan memastikan bahwa untuk mengkonsumsi produk susu formula dan makanan bayi aman. Berikut ini kutipan pernyataan dari BPOM.

” Konferensi Pers Kontaminasi Bakteri dalam Susu Formula dan Makanan bayi

FACTSHEET
KONFERENSI PERS
ISU KONTAMINASI BAKTERI DALAM SUSU FORMULA DAN MAKANAN BAYI

  1. PENELITIAN IPB DILAKUKAN PADA TAHUN 2003 DENGAN SAMPLING SUSU YANG BEREDAR PADA MASA ITU, MAKA SUSU YANG TERKONTAMINASI BAKTERI ENTEROBACTER SAKAZAKII SEKARANG SUDAH TIDAK ADA LAGI DIPASARAN
  2. SESUAI KAIDAH PENELITIAN, PENELITI BELUM PERNAH DAN TIDAK AKAN MENGUMUMKAN MEREK YANG TELAH DITELITI
  3. ADANYA ISU TENTANG DAFTAR SUSU AMAN DAN SUSU YANG BERBAHAYA YANG BEREDAR DI MASYARAKAT DAN MENGATASNAMAKAN BADAN POM ADALAH TIDAK BENAR
  4. SAMPAI SAAT INI DI INDONESIA BELUM ADA LAPORAN TENTANG KASUS BAYI YANG SAKIT AKIBAT SUSU FORMULA DAN MAKANAN BAYI YANG TERKONTAMINASI BAKTERI ENTEROBACTER SAKAZAKII
  5. LAPORAN KASUS DI LUAR NEGERI, SELAMA 42 TAHUN (SEJAK 1961 SAMPAI DENGAN 2003) HANYA DITEMUKAN 48 KASUS, UMUMNYA PADA BAYI UMUR DI BAWAH SATU BULAN, DENGAN SISTEM KEKEBALAN TUBUH RENDAH, BERAT LAHIR RENDAH, DAN BAYI PREMATUR
  6. BAYI 0-6 BULAN HARUS DIBERIKAN ASI EKSKLUSIF. BILA KARENA SESUATU HAL ASI TIDAK DAPAT DIBERIKAN, MAKA DAPAT DIBERIKAN SUSU FORMULA
  7. DALAM MEMBERIKAN SUSU FORMULA, HARUS MEMPERHATIKAN STANDAR KEBERSIHAN PERALATAM DAN PROSEDUR MEMPERSIAPKAN SERTA MENYAJIKAN SUSU FORMULA DENGAN BENAR (SEBAGAIMANA TERLAMPIR)
  8. SELURUH SUSU FORMULA YANG BEREDAR DI PASARAN TELAH DILAKUKAN EVALUASI TERHADAP KEAMANAN, MUTU DAN GIZINYA SERTA DIMONITOR SECARA BERKALA OLEH BADAN POM
  9. JUM’AT 29 Februari 2008

Panduan untuk menyiapkan dan menyajikan susu formula

Cara membersihkan dan sterilisasi peralatan

  1. Cuci tangan dengan sabun sebelum membersihkan dan mensterilkan peralatan minum bayi.
  2. Cuci semua peralatan (botol, dot, sikat botol dan sikat dot) dengan air bersih yang mengalir.
  3. Gunakan sikat botol dan sikat dot untuk membersihkan bagian dalam botol dan dot agar sisa susu yang melekat bisa dibersihkan.
  4. Bilas botol dan dot dengan air bersih yang mengalir.
  5. Bila menggunakan alat sterilisator buatan pabrik, ikuti petunjuk yang tercantum dalam kemasan.
  6. Bila sterilisasi dengan cara direbus :
    1. Botol harus terendam seluruhnya sehngga tidak ada udara di dalam botol;
    2. Panci ditutup dan dibiarkan sampai mendidih selama 5 – 10 menit;
    3. Panci biarkan tertutup, biarkan botol dan dot di dalamnya sampai segera akan digunakan
  7. Cuci tangan dengan sabun sebelum mengambil botol dan dot.
  8. Bila botol tidak langsung digunakan setelah direbus:
    1. Botol harus disimpan di tempat yang bersih dan tertutup;
    2. Dot dan penutupnya terpasang dengan baik.

Cara menyiapkan dan menyajikan susu formula

  1. Bersihkan permukaan meja yang akan digunakan untuk menyiapkan susu formula.
  2. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, kemudian keringkan.
  3. Rebus air minum sampai mendidih selama 10 menit dalam ketel atau panci tertutup.
  4. Setelah mendidih, biarkan air tersebut di dalam panci/ketel tertutup selama 10 – 15 menit agar suhunya turun menjadi di atas 70oC.
  5. Tuangkan air tersebut (suhunya di atas 70oC) sebanyak yang dapat dihabiskan oleh bayi (jangan berlebihan) ke dalam botol susu yang telah disterilkan.
  6. Tambahkan bubuk susu sesuai takaran yang dianjurkan pada label dan sesuai kebutuhan bayi.
  7. Tutup kembali botol susu dan kocok sampai susu larut dengan baik.
  8. Dinginkan segera dengan merendam bagian bawah botol susu di dalam air bersih dingin, sampai suhunya sesuai untuk diminum (dicoba dengan meneteskan susu pada pergelangan tangan, akan terasa agak hangat, tidak panas).
  9. Sisa susu yang telah dilarutkan dibuang setelah 2 jam.


Jakarta, 29 Februari 2008 “

Tinggalkan Balasan